Sejarah singkat Nusantara

Indonesia pada jaman dahulu disebut Nusantara dengan luas wilayah yg sangat luas dan memiliki kekayaan alam yg sangat kaya, dengan Rempah Rempah dan kekayaan alam lainya seperti hasil Tambang seperti Emas,Perak Batu Bara,Minyak Bumi,Hasil Laut dan kekayaan Hutan nya yg sangat laur biasa.  sebelum kedatangan bangsa Portugis Nusantara adalah Bangsa yang Merdeka Nusantara itu terbentuk dari komunitas 90% lebih muslim dari Sabang sampai Merauke buktinya ada Pulau bernama Maluku itu diambil dari kata Muluk yang artinya raja-raja atau Kesultanan kesultanan. wilayah nusantara terletak pada Persilangan jalan antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik atau lebih khusus Benua Asia dan Australia persilangan ini telah menjadikan wilayah Nusantara sebagai tempat persinggahan bagi Pelajar dan Pedagang terutama dari Cina ke India atau sebaliknya persinggahan para Pelajar dan Pedagang dari berbagai mancanegara telah menjadikan Nusantara sebagai tempat kehadiran semua kebudayaan besar di dunia. Bukti bukti penemuan Artefak-Artefak seperti Prasasti, Uang logam dan Gerabah memberikan informasi kehadiran Bangsa-Bangsa Besar tersebut. Seperti Prasasti berbahasa Tamil ditemukan di Desa lobu tua Pesisir Barat Sumatera( Barus) Porseline dan Gerabah Cina ditemukan di Palembang Nissan dan uang logam Arab ditemukan di Aceh dari penemuan-penemuan tersebut para Arkeolog dan Sejarahwan menyusun kronologis sejarah Indonesia. Dapat dikatakan bahwa sekitar 1000 Tahun Lamanya dari abad ke-5 sampai ke 15 kebudayaan India mempengaruhi Sumatera, Jawa dan Bali dan Kalimantan .Bersamaan dengan dataran dataran rendah yang luas di Semenanjung Indocina. kemudian kebudayaan kebudayaan India ini awalnya pada penyebaran agama Hindu dan Budha dan Islam di Indonesia di Jawa Tengah Candi Borobudur dan Prambanan adalah Monumen yang sama nilainya dengan Angkor dan Pagan pada abad ke-7 hingga ke-14 kerajaan Buddha Sriwijaya berkembang pesat di Sumatera .Penjelajah Tiongkok Ching mengunjungi ibukotanya Palembang sekitar tahun 670 pada puncak kejayaannya Sriwijaya menguasai daerah sejauh Jawa Barat dan semenanjung Melayu, Pada abad ke-14 juga menjadi saksi bangkitnya Sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur Majapahit Patih Majapahit antara tahun 1331 hingga 1364, Gajah Mada berhasil memperoleh kekuasaan atas wilayah yang kini sebagian besarnya adalah Indonesia beserta hampir seluruh Semenanjung Melayu. Warisan dari masa Gajah Mada termasuk kondifikasi hukum dalam kebudayaan Jawa Seperti yang terlihat dalam wiracarita Ramayana. Islam tiba di Indonesia sekitar abad ke-12 menggantikan Hindu sebagai kepercayaan utama pada akhir Dekade ke-16 di Jawa dan Sumatera hanya Bali yang tetap mempertahankan mayoritas Hindu .Agama Islam Ini dibawa oleh pedagang Arab dari Parsi dan Gujarat melalui pembauran Kesultanan kecil Samudra Pasai di sebelah Utara Sumatera menjadi Bandar yang ramai Pada masa itu berdasarkan catatan  di tahun 1548 seorang ahli kosmografi dari engineer dari Italia, pelabuhan atau Bandar Kesultanan samudra sebagai yang terbaik di pulau tersebut  dan melalui proses Evolusi nama istilah Sumatera dikenalkan pertama kali oleh orang Eropa Nicolo De Conti sebelumnya Marcopolo menyebut dengan Samara. Kemudian Briar dan motorik menyebut dengan Sum Ultra, Ibnu Batutah menyebut Samudra melalui evolusi yang sama nama Borneo pada mulanya adalah nama sebuah Pelabuhan Brunei yang pada masa itu merupakan nama kerajaan terpenting di Kalimantan Barat di kepulauan-kepulauan di timur. Rohaniawan Rohaniawan Kristen dan Islam diketahui sudah aktif pada abad ke 16 dan 17 dan saat ini ,ada mayoritas yang besar dari kedua agama di kepulauan-kepulauan tersebut penyebaran Islam di dorong hubungan perdagangan di luar Nusantara, umumnya Pedagang dan Ahli Kerajaan lah yang pertama mengadopsi Agama baru tersebut. Kerajaan penting termasuk Mataram di Jawa Tengah dan kesultanan Ternate dan kesultanan Tidore di Maluku .Di Timur peradaban Eropa hadir sejak abad ke-16 mula-mula dalam bentuk peradaban Liberia ,Spanyol dan Portugis, Kemudian Britania Raya dan Belanda ,Marcopolo menjadi orang Eropa pertama yang bercerita tentang perjalanannya ke Bandar-Bandar Pantai Utara Samara pada tahun 1291. Mulai tahun 1602 Belanda secara perlahan-lahan menjadi penguasa wilayah Nusantara dengan memanfaatkan perpecahan di antara Kerajaan-kerajaan kecil yang telah menggantikan Majapahit. Pada abad ke 17 dan 18 Hindia Belanda tidak dikuasai secara langsung oleh pemerintah Belanda, Namun oleh perusahaan dagang bernama perusahaan Hindia Timur Belanda. VOC telah diberikan hak monopoli terhadap perdagangan dan aktivitas kolonial di wilayah tersebut oleh parlemen Belanda pada tahun 1602. Markasnya berada di Batavia yang kini bernama Jakarta. VOC menjadi terlibat dalam politik internal Jawa pada masa itu dan bertempur dalam beberapa peperangan yang melibatkan pemimpin Mataram dan Banten. Setelah VOC jatuh bangkrut pada akhir ke 18 dan setelah kekuasaan berita Nia yang pendek di bawah Thomas Stamford Raffles, Pemerintah Belanda mengambil alih kepemilikan VOC pada tahun 1816. Pada 1901 pihak Belanda melancarkan politik etis etika politik yang termasuk investasi yang lebih besar dalam pendidikan bagi orang-orang pribumi dan sedikit perubahan politik di bawah Gubernur Jenderal CBVan Houset. Pemerintah Hindia Belanda memperpanjang kekuasaan Kolonial secara langsung di sepanjang Hindia Belanda .Dengan itu mendirikan pondasi bagi Negara Indonesia saat ini pada saat ini Pemerintah Hindia Belanda mendirikan kota-kota dengan berbagai macam fasilitas seperti Bangunan Perkantoran, Rumah Sakit, Bangunan ibadah Masjid dan Gereja dan lain sebagainya. Penetrasi Jepang di Asia Tenggara pada tahun 1941 disambut pada bulan yang sama dengan menerima bantuan Jepang untuk mengadakan revolusi terhadap pemerintahan Belanda pasukan Belanda terakhir dikalahkan Jepang pada Maret 1942
Sejarah singkat Nusantara Rating: 4.5 Diposkan Oleh: kang hendar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar